Always start everything with basmalah, end with hamdalah, may Allah protect you. Be careful boy, see you soon :) Be a good person in Surabaya yeay xoxo
![]() |
| Remember me, when the tears from the sky coming down :) |
Enjoy my post, thanks for your coming :)
Manusia? punya rasa. Jelas.
*prolog
Yeay! Nganggur! :')
Seriously, tidak akan ada yang menyukai hal ini. Menganggur saat yang lain udah siap dengan packingnya dengan kos yang udah dipesan jauh jauh hari dan akan ditinggali beberapa waktu kemudian, saat yang lain udah asyik dengan tugas Ospeknya. Tarik nafas... Buang ... I will do that thing too of course :') Bring your spirit on fire wardah!!
Because I am happy clap along if you feel like a room without a roof
Seperti diberikan waktu tambahan untuk berkumpul dengan keluarga, sebelum akhirnya sesak dengan homesick untuk beberapa waktu, untuk menuntut ilmu, untuk meningkatkan derajatmu umi, aba :)
(Happy)
As long as I am with you, there is no place i rather be
Seperti sudah punya kehidupan yang mendekati sempurna, lalu baru sadar kalau sudah bukan pelajar yang setiap pagi masih suka dibangunin orang tua. Baru sadar bahwa kita semakin tua, waktu tidak berhenti, wajah mulai tumbuh jerawat. Perasaan yang menyiksa. I am gonna leave you soon my family, my friends, my boy ...
(sad)
Go ahead and say goodbye, I'll be alright, go ahead and make me cry, I'll be alright
Ketika seseorang asyik berbicara, asyik mengungkapkan sesuatu. Pikirnya itu lucu. Menggelitik, membuat dia semakin keterlaluan untuk melanjutkannya, karena dia pikir aku baik baik saja. Ya begitulah hati seorang dewa, membiarkan dia menusukmu terang-terangan, tapi kamu hanya membalas dengan senyuman.
(I don't know what kind of feeling is this :)
Allah...
Kalau sudah begini aku hanya mampu berlari padamu...
Ternyata susaaaaah banget cari kuliahan ya :') Apalagi pas udah punya Universitas yang dipinginin tapi hasilnya selalu ditolak, ditolak, dan ditolak. Apalagi ngeliat mimik wajah orang tua yang udah ngedoain dengan segenap jiwa raganya, namun hanya mendapatkan kalimat 'aku gak lulus mik, aba. maafin aku yaaa'
Saat inilah aku mulai intropeksi, apakah aku terlalu bodoh? Apakah aku sudah melakukan kejahatan sehingga doaku tidak terkabul? Apakah ada yang mendoakan supaya aku tidak diterima disana?
Maunya sih intropeksi, tapi yang muncul malah pertanyaan-pertanyaan orang putus asa, tidak ikhlas, dan lemah, tidak mampu menghadapi kenyataan. Ya Allah, maafkan hambamu inii...
Sebenarnya, mungkin Universitas yang saya tuju bukanlah yang terbaik. Siapa tahu kalau seorang Wardah Humaira hanya jadi pemalas kalau sekolah disana. Dan siapa tahu, Universitas yang lain yang menggantikan adalah yang terbaik untuk saya. Amiinn. Allah know that I already try. Sekalipun sudah mati-matian berjuang, kalau memang bukan jodohnya, bukan takdirnya, tentunya aku tidak bisa apa-apa. Toh pada dasarnya, Allah memberikan apa yang kita butuhkan. Bukan yang kita inginkan.
At least, jatuhnya aku pada sebuah ujian atau tes, menimbulkan banyak sekali wajah-wajah yang baik yang muncul sebagai ksatria pengelus punggung. Yang datang untuk menenangkan, memberi semangat, dan mengantarkan ke jalan kemanangan. Ya Allah, tidak ada nikmat yang lebih baik lagi daripada mempunyai banyak sekali orang-orang yang selalu ada saat senang maupun sedih.
Sekalipun harus ditolak berkali-kali, keinginan untuk bangkit harus tetep ada ya gaess. Karena penolakan bukanlah inti dari akhirnya seorang kamu, namun awal seorang kamu yang siap berjuang dengan hati yang lebih besar dan lebih kuat. Yakinlah bahwa Allah tidak pernah tidur, bahwa Dia-lah dzat yang akan mendengarkan doa seluruh hambanya yang telah berusaha.
Wish it, do it, pray it, get it! Kekuatan usaha, doa, dan keyakinan, adalah kunci sebuah kesuksesan. Selamat malam, selamat menikmati hujan bagi kawasan sekitar rumah haha {}
![]() |
| Kita hidup untuk berusaha, menoleh ke belakang untuk intropeksi, menghadap ke depan untuk tersenyum dan menjadikan impian jadi kenyataan |
Thankyou for coming to my life. Thank you for being part of my life. Thank you, thank you, and thank you :) XOXO
Selesai, selesai, selesai ! SBMPTN dan SIMAKUI sudah berlalu. Sekarang tinggal menunggu (lagi) bagaimana hasil dari semangat dan perjuangan menjemput cita-cita.
SNMPTN, pilih UI. SBMPTN pilih UI. Disusul dengan mengikutsertakan diri di SIMAK UI. Allah, sesungguhnya saya bukan memkasakan kehendak ingin diterima di Universitas tersebut, tapi selama ada jalan, saya ingin mencoba dan terus mencoba agar dapat diterima di Universitas tersebut.
Kalau mau lihat-lihat buku di rumah, kebanyakan tulisan yang bakalan ditemukan adalah #MABAUI2014. Bahkan di teks soal SIMAK kemarin juga masih tetep ada hashtag semacam itu. Di kamarpun juga ada. Setiap ikut try out selalu ada di teks soal. Bahkan di teks Ujian Nasional pun juga ada. Di wishlist pun juga ada. Dan setelah menerima kenyataan bahwa aku mendapatkan kartu merah, secara mentah-mentah ditolak oleh universitas yang saya kejar, sakitnya tuuhhhh ... disini *nunjukhati*
Haha, tapi Allah tidak pernah menutup jalan bagi hamba-Nya yang mau berusaha. Alhamdulillah diberi kesempatan untuk ikut SBMPTN dengan pilihan universitas yang sama. Mengikutsertakan diri juga pada SIMAK UI 2014, yang semoga saja hasilnya membahagiakan. Aminnn o:) Di masa tunggu inilah, aku dituntut untuk tidak pernah lupa bertawakal dan berikhtiar, beribadah dan mempersiapkan segala kemungkinan dengan lapang dada.
Maywish, yang ada di salah satu postit, sudah banyak yang dicoret alias sudah terwujud. Sekarang salah satu wish harus dipindah ke Julywish yang semoga bisa dicoret juga. Aminn amin aminnn.
Battlefield sudah selesai? Belum. Masih ada ujian STAN yang akan berlangsung pada awal puasa. Yap. Awal puasa. Hmmmmm -_____-
Tapi ada yang lebih ngeri daripada battlefield. Yaitu menunggu pengumuman siapa yang mati dan siapa yang menang. Bismillahhirrohmanirrohimm~
Oh hidupku belum berakhir kan?
Sebuah penolakan bukan berarti hal yang harus membuatku terdiam tanpa berkedip, namun tamparan untuk bangun dan mulai membuat jadwal kencan berdua dengan buku-buku yang entah apa jenis kelaminnya. Heuhh ~
Sebenarnya aku sedang ada di medan latihan untuk mengikuti perang lusa hari. Berhubung sedang berhubungan dengan dunia maya, jadi kepikiran sama blog yang mulai menjamur, yang jumlah viewersnya gak nambah-nambah lagi gara-gara di refresh sejuta kali postingannya tetep gak nambah -,-
Aku memulai sebuah sesi yang juga akan menggantung leherku sebulan lamanya, untuk diperhitungkan; apakah eksekusi mati, atau diampuni. Apakah diterima, atau ditolak. Itu semua masih misteriiiiii ~
Persiapan simak UI, yang sangat diharapkan berjalan mulus semulus paha member JKT48. Benar-benar membutuhkan tenaga ekstra, dan pikiran fokus yang gak boleh noleh sedikit aja menghiraukan hal-hal yang tidak berkesinambungan dengan ujian masuk. Tapi ya namanya setan, ada ajaaaa akalnya. Gak bisa liat orang mau serius dikit, eh udah dialihin. Semisal udah fokusnya belajar, ehh tiba-tiba kangen cowoknya. Udah fokus belajar, ehh ditinggal facebookan. Udah fokus belajar, eh malah bikin entri baru. Hmmm ._.
Buat kalian-kalian yang merasa apes banget harus ikutan ujian ujian semacam ini, gak perlu sedih gak perlu gundah. Walaupun yang lain udah asik daftar ulang dan gak perlu buka buku lagi, kita dituntut stuck dalam sebuah tempat ditemani buku berwarna-warni yang isinya udah males banget mau dimasukin ke otak kita lagi, itu bukan berarti mereka faktor beruntungnya besar, emang udah jalannya bro. Jadi karena menurut Allah SWT kalian kalian tuh pinternya gak ketulungan, kita disuruh ikutan tes biar bisa dapet kursi di perguruan tinggi. Jangan capek-capek baca buku, jangan capek-capek ngerjain soal, dan jangan capek-capek mikirin pasangan situ yang mungkin sekarang lagi ngambek gara-gara ngebeeeet banget ngajakin jalan tapi situ lagi asik belajar (udah cuekin aja yang kayak gitu -,-).
Yah, beginilah memang hidup, ada yang start duluan, ada yang start belakangan. Asalkan anda-anda semua dapat memanfaatkan kesempatan walaupun harus start yang paling belakang, tidak menutup kemungkinan kalau anda-anda bisa mencapai finish duluan.
