Assalamu'alaikum ~

Enjoy my post, thanks for your coming :)

meetup: Meet my beautiful friends ♥

waiting for 3 o'clock 

Sebelum berangkat tes, yukk kenalan sama the best thing I ever met. 

Holla, meet my besties: Putri Nabila
     Awalnya teman biasa, bertemu di kelas XI Ips 2. Panggilannya cici, tapi namanya Putri Nabila. Sejak dahulu hingga sekarang, belum jelas asal muasal kata cici bisa jadi nama panggilannya dia. Yaudahlah, itu urusan nenek moyangnya u,u 
     Sebelumnya gak pernah nyapa, eh gak taunya satu muara. Satu ekskul di teater anak angin SMA 2 Lumajang. Ya begitulah hingga akhirnya menjadi tim pementasan lomba di Malang. Ternyata merasa senasib karena dideketin sama kelinci, tiba-tiba jadi merasa cocok begitu aja. Ah, bersyukur sekali ikut teater kaarena bisa nemuin wanita cantik, cerdas, sayangnya lola naudzubillah -_- Cewek ringkih yang paling gak bisa nyetir jauh-jauh, disuruh bonceng aku aja juga gak bakalan bisa, tapi nyubitnya, sampe 2 minggu juga gak bakalan ilang lebamnya. Sial ... 
     Di balik itu semua, kita punya ambisi mulia untuk masuk 10 besar waktu Ujian Nasional. And .... we did it ! Of course lah, kita kan pinter (astaghfirullah, takabuuurr). Saat ini si Cici udah masuk STIE Perbanas di Surabaya jurusan akuntansi. Bisa dipastikan si gadis di rumah sedang sibuk stalking sosmed buat nyari temen waktu ospek mengingat keadaan dialah the only one mahasiswa baru yang berasal dari lumajang. ngahahah, semangkaa cinn {} 


     Udah jelas-jelas wajahnya cantik gak kekurangan suatu apapun, tapi dia paling gak bisa jauh-jauh dari kaca. Dipastikan tidak ada yang mampu menghitung berapa kali si eneng berkaca dalam seharinya -,- 

Fotonya salah gaul -,- 
     Ceplas-ceplos, gak suka liat kondisi kalo ngomong. Kadang pikirannya suka gak dipake kalo bertindak. Dibalik itu semua, dia teman paling enak diajak nangis :') 

thankyou three sixty :v ngahaha

*Begitulah sedikit intermesso dengan bintang tamu kita yang pertama. Mari kita sambut bintang tamu kita yang keduaaaa!! -sfx: prok prok prok prok prok 

Hoy hoy. Meet my besties Dwi Septilestari a.k.a titis

     Gak cukup satu, I have another besties, orang lain terbaik yang pernah aku temui. Ya, ya, bisa dilihat dari wajahnya yang unyu dan membulat, dia adalah orang yang paling enak buat dipeluk, dijadikan sandaran, dicubit cubit, banyak kelebihan lah pokoknya. Ketemu di gadis baru kelas XII di kelas yang sama yaitu Ips 2 (lagi). Saat ini beliau (eciee, beliau) sedang sibuk kuliah di Universitas Negeri Jember jurusan akuntansi. Huhuu, jurusannya sama kek Cici yaaa. Punya umur lebih muda setahun daripada eike. Orangnya sama aja malu-maluinnya kayak bintang tamu pertama. Bahasa Inggrisnya jago. Selalu punya cadangan makanan lebih di rumahnya. Jadi jangan pernah takut kelaparan yaa! Ada rumah titis yang setia menerimamu dalam keadaan selapar apapun :p 


   Pribadi yang selalu ceria dan membawa keceriaan. Sayangnya kalo udah nangis, seminggu juga gak bakalan berhenti. Masih terlalu labil untuk mengerti cinta. Apa adanya, dia yakin bahwa tampang bukan segalanya :') 

Muah muah :* 
-Kita kan selalu bersama, dalam suka duka, bagi segalanya tak terpisahkan. Hanya kaulah yang ada di hatiku  ♥ ♥ ♥ ♥

     Yah, sekalipun kita dipisahkan oleh universitas yang berbeda, setidaknya kita punya minat dan ada pada jurusan yang sama. Sekalipun ada banyak gadis lain yang lebih sempurna, setidaknya kalian memiliki hatiku sehingga tidak akan ada yang menggantikan. Sukses gaes. Kita harus secepatnya pergi ke Bali!{}






  









Balada orang yang tidak diperhatikan perasaannya

Manusia? punya rasa. Jelas.

*prolog
Yeay! Nganggur! :') 
Seriously, tidak akan ada yang menyukai hal ini. Menganggur saat yang lain udah siap dengan packingnya dengan kos yang udah dipesan jauh jauh hari dan akan ditinggali beberapa waktu kemudian, saat yang lain udah asyik dengan tugas Ospeknya. Tarik nafas... Buang ... I will do that thing too of course :') Bring your spirit on fire wardah!! 


Because I am happy clap along if you feel like a room without a roof

Seperti diberikan waktu tambahan untuk berkumpul dengan keluarga, sebelum akhirnya sesak dengan homesick untuk beberapa waktu, untuk menuntut ilmu, untuk meningkatkan derajatmu umi, aba :) 

(Happy) 

As long as I am with you, there is no place i rather be

Seperti sudah punya kehidupan yang mendekati sempurna, lalu baru sadar kalau sudah bukan pelajar yang setiap pagi masih suka dibangunin orang tua. Baru sadar bahwa kita semakin tua, waktu tidak berhenti, wajah mulai tumbuh jerawat. Perasaan yang menyiksa. I am gonna leave you soon my family, my friends, my boy ... 

(sad) 

Go ahead and say goodbye, I'll be alright, go ahead and make me cry, I'll be alright

Ketika seseorang asyik berbicara, asyik mengungkapkan sesuatu. Pikirnya itu lucu. Menggelitik, membuat dia semakin keterlaluan untuk melanjutkannya, karena dia pikir aku baik baik saja. Ya begitulah hati seorang dewa, membiarkan dia menusukmu terang-terangan, tapi kamu hanya membalas dengan senyuman. 

(I don't know what kind of feeling is this :) 




Kadang mimpi ada yang harus terbunuh juga

Allah...
Kalau sudah begini aku hanya mampu berlari padamu...

 Ternyata susaaaaah banget cari kuliahan ya :') Apalagi pas udah punya Universitas yang dipinginin tapi hasilnya selalu ditolak, ditolak, dan ditolak. Apalagi ngeliat mimik wajah orang tua yang udah ngedoain dengan segenap jiwa raganya, namun hanya mendapatkan kalimat 'aku gak lulus mik, aba. maafin aku yaaa'

Saat inilah aku mulai intropeksi, apakah aku terlalu bodoh? Apakah aku sudah melakukan kejahatan sehingga doaku tidak terkabul? Apakah ada yang mendoakan supaya aku tidak diterima disana?

 Maunya sih intropeksi, tapi yang muncul malah pertanyaan-pertanyaan orang putus asa, tidak ikhlas, dan lemah, tidak mampu menghadapi kenyataan. Ya Allah, maafkan hambamu inii...

Sebenarnya, mungkin Universitas yang saya tuju bukanlah yang terbaik. Siapa tahu kalau seorang Wardah Humaira hanya jadi pemalas kalau sekolah disana. Dan siapa tahu, Universitas yang lain yang menggantikan adalah yang terbaik untuk saya. Amiinn. Allah know that I already try. Sekalipun sudah mati-matian berjuang, kalau memang bukan jodohnya, bukan takdirnya, tentunya aku tidak bisa apa-apa. Toh pada dasarnya, Allah memberikan apa yang kita butuhkan. Bukan yang kita inginkan.

At least, jatuhnya aku pada sebuah ujian atau tes, menimbulkan banyak sekali wajah-wajah yang baik yang muncul sebagai ksatria pengelus punggung. Yang datang untuk menenangkan, memberi semangat, dan mengantarkan ke jalan kemanangan. Ya Allah, tidak ada nikmat yang lebih baik lagi daripada mempunyai banyak sekali orang-orang yang selalu ada saat senang maupun sedih.

Sekalipun harus ditolak berkali-kali, keinginan untuk bangkit harus tetep ada ya gaess. Karena penolakan bukanlah inti dari akhirnya seorang kamu, namun awal seorang kamu yang siap berjuang dengan hati yang lebih besar dan lebih kuat. Yakinlah bahwa Allah tidak pernah tidur, bahwa Dia-lah dzat yang akan mendengarkan doa seluruh hambanya yang telah berusaha.

Wish it, do it, pray it, get it! Kekuatan usaha, doa, dan keyakinan, adalah kunci sebuah kesuksesan. Selamat malam, selamat menikmati hujan bagi kawasan sekitar rumah haha {}

Kita hidup untuk berusaha, menoleh ke belakang untuk intropeksi, menghadap ke depan untuk tersenyum dan menjadikan impian jadi kenyataan

My Adorable Stalker

     Semua yang muncul dalam intermessobuzz.blogspot.com adalah rahasia, itulah sebab musababnya blog ini tidak pernah dicantumkan di kolom twitter/instagram. Ya jelas aja sih, ngapain juga di publikasi, isinya curhatan semua -_- Semacam diary orang males nulis di buku, dan memilih menuangkan semua dalam bentuk blog simple.

     Pada suatu hari, muncullah seorang makhluk yang keponya naudzubillah tentang blog tidak jelas ini. Lalu muncullah entri yang sedang saya tulis dengan judul "My Adorable Stalker" . Hwooo, berbahagialan kamu sudah aku puji dengan kata "adorable" -,- . Berbahagialah juga hari ini aku menulis tentang dirimu.

     Sekilas, aku ingin sedikit berbagi cerita mengenai hubunganku dengan pria (ehm, pria) yang satu ini. Aku baru mengenalnya sekitar 2 tahun silam, saat baru naik ke kelas XI SMA. Sebelum dipertemukan di kelas yang sama, aku sudah tahu batang hidungnya, wajahnya, tapi belum sikapnya. Tapi sejauh ini, dia merupakan salah satu pribadi yang unik, pribadi yang mampu membuatku jatuh cinta setiap hari. Iya. Setiap hari.

     Sebut saja dia Sharul. Seseorang yang selalu berfikir tidak tuntas, tidak berfikir resiko di belakang. Dia hanya melakukan apa yang dianggap benar untuk dilakukan, bukan apa yang seharusnya dilakukan. Sedikit curiga, kalau sebenernya dia ini pembawa musibah apa pembawa keberuntungan. Tapi bagiku, sampai detik ini, dia memberikan kebahagiaan dan kesedihan dalam berbagai bentuk tingkahnya, dalam berbagai bentuk ucapannya. Haha, aku kira tidak akan pernah bertemu makhluk yang seperti ini, lebih-lebih aku tidak pernah mengira akan jatuh kepadanya.

     Sharul, stalker yang selalu tanya-tanya kapan bikin blog lagi, yang sibuk tanya-tanya lagi ngapain, udah makan belum -tanpa pernah ngajakin makan beneran :p-, lagi liat film apaan, singkat kata, dia punya tingkat ke-kepo-an yang luar biasa diatas rata-rata. Haha, umurnya sudah 19 -ups, tua sekali bung- tapi tingkahnya sih tetep, gak jauh beda sama yang masih berumur 15. Fakta berbicaraaa~

     Kelas 2 SMA, yaa, bisa dibilang kita temen curhat. Dia cerita tentang kekasihnya, aku dengan kekasihku (yang kebetulan saat itu aku tidak punya kekasih). Aku juga pernah merasakan bagaimana rasanya dikeluarkan dari kelas, tentunya dengan pria ini. Yang membuat hukuman diluar kelas tidak seperti sebuah hukuman, tapi sebuah pemberian yang Maha Kuasa untuk beristirahat dari penatnya pelajaran di kelas yang kebetulan saat itu adalah pelajaran matematika. 

     Semua tidak ada yang berubah, hingga entah muncul darimana jadilah kita yang sekarang ini. Yang bagaimana? Yang sebut saja 'something more than friends'. 
     
     Sesungguhnya, kalau harus jujur dan munafik pada kenyataan, dia adalah salah satu yang harus dihindari. Salah satu yang sudah terpatri hanya sebagai teman dan sama sekali tidak ingin jadi sesuatu yang lebih, dilihat dari setiap masalah yang diungkapkan, setiap keluhannya dengan wanita-wanitanya (ifyouknowwhatImean). Tapi siapa sangka. Alam berkata lain.  
    
      Hai kamu, yang sedang menatap postingan ini entah dimana, entah dengan siapa, entah dengan gaya membaca yang bagaimana.



     Thankyou for coming to my life. Thank you for being part of my life. Thank you, thank you, and thank you :) XOXO
      

    



     

Waiting waiting waiting

     Selesai, selesai, selesai ! SBMPTN dan SIMAKUI sudah berlalu. Sekarang tinggal menunggu (lagi) bagaimana hasil dari semangat dan perjuangan menjemput cita-cita.

     SNMPTN, pilih UI. SBMPTN pilih UI. Disusul dengan mengikutsertakan diri di SIMAK UI. Allah, sesungguhnya saya bukan memkasakan kehendak ingin diterima di Universitas tersebut, tapi selama ada jalan, saya ingin mencoba dan terus mencoba agar dapat diterima di Universitas tersebut.

     Kalau mau lihat-lihat buku di rumah, kebanyakan tulisan yang bakalan ditemukan adalah #MABAUI2014. Bahkan di teks soal SIMAK kemarin juga masih tetep ada hashtag semacam itu. Di kamarpun juga ada. Setiap ikut try out selalu ada di teks soal. Bahkan di teks Ujian Nasional pun juga ada. Di wishlist pun juga ada. Dan setelah menerima kenyataan bahwa aku mendapatkan kartu merah, secara mentah-mentah ditolak oleh universitas yang saya kejar, sakitnya tuuhhhh ... disini *nunjukhati*

     Haha, tapi Allah tidak pernah menutup jalan bagi hamba-Nya yang mau berusaha. Alhamdulillah diberi kesempatan untuk ikut SBMPTN dengan pilihan universitas yang sama. Mengikutsertakan diri juga pada SIMAK UI 2014, yang semoga saja hasilnya membahagiakan. Aminnn o:) Di masa tunggu inilah, aku dituntut untuk tidak pernah lupa bertawakal dan berikhtiar, beribadah dan mempersiapkan segala kemungkinan dengan lapang dada.

    Maywish, yang ada di salah satu postit, sudah banyak yang dicoret alias sudah terwujud. Sekarang salah satu wish harus dipindah ke Julywish yang semoga bisa dicoret juga. Aminn amin aminnn.

     Battlefield sudah selesai? Belum. Masih ada ujian STAN yang akan berlangsung pada awal puasa. Yap. Awal puasa. Hmmmmm -_____-

     Tapi ada yang lebih ngeri daripada battlefield. Yaitu menunggu pengumuman siapa yang mati dan siapa yang menang. Bismillahhirrohmanirrohimm~

In the middle of battlefield ..

     Oh hidupku belum berakhir kan?
Sebuah penolakan bukan berarti hal yang harus membuatku terdiam tanpa berkedip, namun tamparan untuk bangun dan mulai membuat jadwal kencan berdua dengan buku-buku yang entah apa jenis kelaminnya. Heuhh ~

Sebenarnya aku sedang ada di medan latihan untuk mengikuti perang lusa hari. Berhubung sedang berhubungan dengan dunia maya, jadi kepikiran sama blog yang mulai menjamur, yang jumlah viewersnya gak nambah-nambah lagi gara-gara di refresh sejuta kali postingannya tetep gak nambah -,-

Aku memulai sebuah sesi yang juga akan menggantung leherku sebulan lamanya, untuk diperhitungkan; apakah eksekusi mati, atau diampuni. Apakah diterima, atau ditolak. Itu semua masih misteriiiiii ~

Persiapan simak UI, yang sangat diharapkan berjalan mulus semulus paha member JKT48. Benar-benar membutuhkan tenaga ekstra, dan pikiran fokus yang gak boleh noleh sedikit aja menghiraukan hal-hal yang tidak berkesinambungan dengan ujian masuk. Tapi ya namanya setan, ada ajaaaa akalnya. Gak bisa liat orang mau serius dikit, eh udah dialihin. Semisal udah fokusnya belajar, ehh tiba-tiba kangen cowoknya. Udah fokus belajar, ehh ditinggal facebookan. Udah fokus belajar, eh malah bikin entri baru. Hmmm ._.

Buat kalian-kalian yang merasa apes banget harus ikutan ujian ujian semacam ini, gak perlu sedih gak perlu gundah. Walaupun yang lain udah asik daftar ulang dan gak perlu buka buku lagi, kita dituntut stuck dalam sebuah tempat ditemani buku berwarna-warni yang isinya udah males banget mau dimasukin ke otak kita lagi, itu bukan berarti mereka faktor beruntungnya besar, emang udah jalannya bro. Jadi karena menurut Allah SWT kalian kalian tuh pinternya gak ketulungan, kita disuruh ikutan tes biar bisa dapet kursi di perguruan tinggi. Jangan capek-capek baca buku, jangan capek-capek ngerjain soal, dan jangan capek-capek mikirin pasangan situ yang mungkin sekarang lagi ngambek gara-gara ngebeeeet banget ngajakin jalan tapi situ lagi asik belajar (udah cuekin aja yang kayak gitu -,-).

Yah, beginilah memang hidup, ada yang start duluan, ada yang start belakangan. Asalkan anda-anda semua dapat memanfaatkan kesempatan walaupun harus start yang paling belakang, tidak menutup kemungkinan kalau anda-anda bisa mencapai finish duluan.

About Me

Contact me on:

Blogspot emoticon


Add Blogspot Emoticon

Categories

Jumlah Penayangan

Diberdayakan oleh Blogger.