Assalamu'alaikum ~

Enjoy my post, thanks for your coming :)

My Adorable Stalker

     Semua yang muncul dalam intermessobuzz.blogspot.com adalah rahasia, itulah sebab musababnya blog ini tidak pernah dicantumkan di kolom twitter/instagram. Ya jelas aja sih, ngapain juga di publikasi, isinya curhatan semua -_- Semacam diary orang males nulis di buku, dan memilih menuangkan semua dalam bentuk blog simple.

     Pada suatu hari, muncullah seorang makhluk yang keponya naudzubillah tentang blog tidak jelas ini. Lalu muncullah entri yang sedang saya tulis dengan judul "My Adorable Stalker" . Hwooo, berbahagialan kamu sudah aku puji dengan kata "adorable" -,- . Berbahagialah juga hari ini aku menulis tentang dirimu.

     Sekilas, aku ingin sedikit berbagi cerita mengenai hubunganku dengan pria (ehm, pria) yang satu ini. Aku baru mengenalnya sekitar 2 tahun silam, saat baru naik ke kelas XI SMA. Sebelum dipertemukan di kelas yang sama, aku sudah tahu batang hidungnya, wajahnya, tapi belum sikapnya. Tapi sejauh ini, dia merupakan salah satu pribadi yang unik, pribadi yang mampu membuatku jatuh cinta setiap hari. Iya. Setiap hari.

     Sebut saja dia Sharul. Seseorang yang selalu berfikir tidak tuntas, tidak berfikir resiko di belakang. Dia hanya melakukan apa yang dianggap benar untuk dilakukan, bukan apa yang seharusnya dilakukan. Sedikit curiga, kalau sebenernya dia ini pembawa musibah apa pembawa keberuntungan. Tapi bagiku, sampai detik ini, dia memberikan kebahagiaan dan kesedihan dalam berbagai bentuk tingkahnya, dalam berbagai bentuk ucapannya. Haha, aku kira tidak akan pernah bertemu makhluk yang seperti ini, lebih-lebih aku tidak pernah mengira akan jatuh kepadanya.

     Sharul, stalker yang selalu tanya-tanya kapan bikin blog lagi, yang sibuk tanya-tanya lagi ngapain, udah makan belum -tanpa pernah ngajakin makan beneran :p-, lagi liat film apaan, singkat kata, dia punya tingkat ke-kepo-an yang luar biasa diatas rata-rata. Haha, umurnya sudah 19 -ups, tua sekali bung- tapi tingkahnya sih tetep, gak jauh beda sama yang masih berumur 15. Fakta berbicaraaa~

     Kelas 2 SMA, yaa, bisa dibilang kita temen curhat. Dia cerita tentang kekasihnya, aku dengan kekasihku (yang kebetulan saat itu aku tidak punya kekasih). Aku juga pernah merasakan bagaimana rasanya dikeluarkan dari kelas, tentunya dengan pria ini. Yang membuat hukuman diluar kelas tidak seperti sebuah hukuman, tapi sebuah pemberian yang Maha Kuasa untuk beristirahat dari penatnya pelajaran di kelas yang kebetulan saat itu adalah pelajaran matematika. 

     Semua tidak ada yang berubah, hingga entah muncul darimana jadilah kita yang sekarang ini. Yang bagaimana? Yang sebut saja 'something more than friends'. 
     
     Sesungguhnya, kalau harus jujur dan munafik pada kenyataan, dia adalah salah satu yang harus dihindari. Salah satu yang sudah terpatri hanya sebagai teman dan sama sekali tidak ingin jadi sesuatu yang lebih, dilihat dari setiap masalah yang diungkapkan, setiap keluhannya dengan wanita-wanitanya (ifyouknowwhatImean). Tapi siapa sangka. Alam berkata lain.  
    
      Hai kamu, yang sedang menatap postingan ini entah dimana, entah dengan siapa, entah dengan gaya membaca yang bagaimana.



     Thankyou for coming to my life. Thank you for being part of my life. Thank you, thank you, and thank you :) XOXO
      

    



     

Waiting waiting waiting

     Selesai, selesai, selesai ! SBMPTN dan SIMAKUI sudah berlalu. Sekarang tinggal menunggu (lagi) bagaimana hasil dari semangat dan perjuangan menjemput cita-cita.

     SNMPTN, pilih UI. SBMPTN pilih UI. Disusul dengan mengikutsertakan diri di SIMAK UI. Allah, sesungguhnya saya bukan memkasakan kehendak ingin diterima di Universitas tersebut, tapi selama ada jalan, saya ingin mencoba dan terus mencoba agar dapat diterima di Universitas tersebut.

     Kalau mau lihat-lihat buku di rumah, kebanyakan tulisan yang bakalan ditemukan adalah #MABAUI2014. Bahkan di teks soal SIMAK kemarin juga masih tetep ada hashtag semacam itu. Di kamarpun juga ada. Setiap ikut try out selalu ada di teks soal. Bahkan di teks Ujian Nasional pun juga ada. Di wishlist pun juga ada. Dan setelah menerima kenyataan bahwa aku mendapatkan kartu merah, secara mentah-mentah ditolak oleh universitas yang saya kejar, sakitnya tuuhhhh ... disini *nunjukhati*

     Haha, tapi Allah tidak pernah menutup jalan bagi hamba-Nya yang mau berusaha. Alhamdulillah diberi kesempatan untuk ikut SBMPTN dengan pilihan universitas yang sama. Mengikutsertakan diri juga pada SIMAK UI 2014, yang semoga saja hasilnya membahagiakan. Aminnn o:) Di masa tunggu inilah, aku dituntut untuk tidak pernah lupa bertawakal dan berikhtiar, beribadah dan mempersiapkan segala kemungkinan dengan lapang dada.

    Maywish, yang ada di salah satu postit, sudah banyak yang dicoret alias sudah terwujud. Sekarang salah satu wish harus dipindah ke Julywish yang semoga bisa dicoret juga. Aminn amin aminnn.

     Battlefield sudah selesai? Belum. Masih ada ujian STAN yang akan berlangsung pada awal puasa. Yap. Awal puasa. Hmmmmm -_____-

     Tapi ada yang lebih ngeri daripada battlefield. Yaitu menunggu pengumuman siapa yang mati dan siapa yang menang. Bismillahhirrohmanirrohimm~

In the middle of battlefield ..

     Oh hidupku belum berakhir kan?
Sebuah penolakan bukan berarti hal yang harus membuatku terdiam tanpa berkedip, namun tamparan untuk bangun dan mulai membuat jadwal kencan berdua dengan buku-buku yang entah apa jenis kelaminnya. Heuhh ~

Sebenarnya aku sedang ada di medan latihan untuk mengikuti perang lusa hari. Berhubung sedang berhubungan dengan dunia maya, jadi kepikiran sama blog yang mulai menjamur, yang jumlah viewersnya gak nambah-nambah lagi gara-gara di refresh sejuta kali postingannya tetep gak nambah -,-

Aku memulai sebuah sesi yang juga akan menggantung leherku sebulan lamanya, untuk diperhitungkan; apakah eksekusi mati, atau diampuni. Apakah diterima, atau ditolak. Itu semua masih misteriiiiii ~

Persiapan simak UI, yang sangat diharapkan berjalan mulus semulus paha member JKT48. Benar-benar membutuhkan tenaga ekstra, dan pikiran fokus yang gak boleh noleh sedikit aja menghiraukan hal-hal yang tidak berkesinambungan dengan ujian masuk. Tapi ya namanya setan, ada ajaaaa akalnya. Gak bisa liat orang mau serius dikit, eh udah dialihin. Semisal udah fokusnya belajar, ehh tiba-tiba kangen cowoknya. Udah fokus belajar, ehh ditinggal facebookan. Udah fokus belajar, eh malah bikin entri baru. Hmmm ._.

Buat kalian-kalian yang merasa apes banget harus ikutan ujian ujian semacam ini, gak perlu sedih gak perlu gundah. Walaupun yang lain udah asik daftar ulang dan gak perlu buka buku lagi, kita dituntut stuck dalam sebuah tempat ditemani buku berwarna-warni yang isinya udah males banget mau dimasukin ke otak kita lagi, itu bukan berarti mereka faktor beruntungnya besar, emang udah jalannya bro. Jadi karena menurut Allah SWT kalian kalian tuh pinternya gak ketulungan, kita disuruh ikutan tes biar bisa dapet kursi di perguruan tinggi. Jangan capek-capek baca buku, jangan capek-capek ngerjain soal, dan jangan capek-capek mikirin pasangan situ yang mungkin sekarang lagi ngambek gara-gara ngebeeeet banget ngajakin jalan tapi situ lagi asik belajar (udah cuekin aja yang kayak gitu -,-).

Yah, beginilah memang hidup, ada yang start duluan, ada yang start belakangan. Asalkan anda-anda semua dapat memanfaatkan kesempatan walaupun harus start yang paling belakang, tidak menutup kemungkinan kalau anda-anda bisa mencapai finish duluan.

About Me

Contact me on:

Blogspot emoticon


Add Blogspot Emoticon

Categories

Jumlah Penayangan

Diberdayakan oleh Blogger.